SeleraWaktu.com

Waktu Juga Punya Selera

Bisnis

Kredit Perbankan Tumbuh 9,74 Persen di November 2023

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan industri perbankan Indonesia tetap resilien dan berdaya saing berdasar pantauan hingga November 2023. Hal itu didukung oleh tingkat profitabilitas atau return or asset (ROA) dan permodalan atau capital adequacy ratio (CAR) yang relatif tinggi. Tingkat ROA pada November 2023 tercatat sebesar 2,73 persen, meningkat dari 2,47 persen pada November 2022.

Sementara itu, tingkat CAR pada November 2023 sebesar 27,89 persen, meningkat dari November 2022 sebesar 25,45 persen. Dari sisi kinerja intermediasi pada November 2023, secara year on year (YoY) kredit perbankan tumbuh sebesar 9,74 persen, menjadi Rp 6.965,90 triliun. "Pertumbuhan tertinggi terjadi pada kredit modal kerja sebesar 10,14 persen YoY," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam Konferensi Pers RDK Bulanan Desember 2023 secara daring, Selasa (9/1/2024).

Kemudian, ditinjau dari kepemilikan Bank, Bank milik BUMN menjadi pendorong utama pertumbuhan kredit, yaitu sebesar 12,13 persen dengan porsi kredit sebesar 45,81 persen dari total kredit perbankan. 15 Contoh Soal IPS Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban 25 Contoh Soal PKN Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban

Kunci Jawaban IPAS Kelas 4 Halaman 133 Semester 2 Kurikulum Merdeka Kredit Perbankan Tumbuh 9,74 Persen di November 2023 30 Contoh Soal Seni Budaya Kelas 2 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban

30 Contoh Soal Biologi Kelas 10 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 88 89 Kurikulum Merdeka: Teks Negosiasi Halaman all Kontribusi sektor perbankan dalam pembiayaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan juga terwujud melalui pembelian obligasi korporasi non bank dan pembelian SBN oleh perbankan.

"Sehingga, kepemilikan sektor perbankan terhadap obligasi korporasi dan SBN mencapai Rp 269,46 triliun dan sebesar Rp 1436,31 triliun," kata Dian.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *